Azzein Thea

Mari Kita Bercermin ke Sejarah Masa Lalu

KARAKTER ANAK


Jika anak di besarkan dengan celaan, ia belajar memaki

 

Jika anak di besarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi

 

Jika anak di besarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah

 

Jika anak di besarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri

 

Jika anak di besarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri

 

Jika anak di besarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah

 

Jika anak di besarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri

 

Jika anak di besarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri

 

Jika anak di besarkan dengan pujian, ia belajar menghargai

 

Jika anak di besarkan dengan penerimaan, ia belajar mencinta

 

Jika anak di besarkan dengan dukungan, ia belajar menenangi diri

 

Jika anak di besarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan

 

Jika anak di besarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawaan

 

Jika anak di besarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan

 

Jika anak di besarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan

 

Jika anak di besarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan

 

Jika anak di besarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran

08/10/2011 - Posted by | Inspirasi |

Belum ada komentar.

Syukron Atas Komentarnya Barokallohu Fiekum..

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: