Azzein Thea

Mari Kita Bercermin ke Sejarah Masa Lalu

Memuliakan Orang Shalih


Pernyataan Abdullah bin Baaz bahwa memuliakan orang shalih adalah syirik

Memberikan loyalitas (wala’) kepada orang-orang kafir dan munafik dengan cara menghormati, memuliakan, mencintai dan bangga dengan mereka, bahkan memanggil mereka dengan panggilan “Sayyid” (tuan yang mulia)

Jawaban Habib Munzir Al Musawa

Tentunya memanggil sayyid antara muslimin adalah diperbolehkan oleh Rasul saw, sebagaimana Umar bin Khattab ra berkata pada Abubakar shiddiq ra : Anta sayyiduna wa khairuna wa ahabbuna ila rasulillah saw (engkau adalah junjungan kami, dan yang terbaik diantara kami, dan yang kami cintai terhadap Rasul saw) (Shahih Bukhari).

Berkata Umar ra : Abubakar Sayyiduna, dan telah membebaskan Bilal Sayyiduna. (shahih Bukhari).
Karena Rasul saw mengajari mereka berucap demikian, seraya bersabda : Janganlah diantara kalian (untuk para budak) berkata : aku akan membawakan makanan untuk Rabbku, (rabb juga bermakna pemilik), namun katakanlah (pada pemilik/tuan kalian) Sayyidy wa maulay (tuanku dan junjunganku) (Shahih Bukhari).

08/05/2014 - Posted by | BAHTSUL MATSAA'IL PAHAM WAHABI (Abdullah Bin Baz) DAN PAHAM AHLU SUNNAH (Habib Munzir Al Musawa) |

1 Komentar »

  1. Subhanallah Web/Blog ini seperti cahaya yang menyinari kegelapan semoga Allah SWT melimpahkan RahmatNya Kepada Antum pengelolanya. Semoga pengelola web senantiasa disinari nur Illahi yang membias melalui web ini dan menyebar menyinari hamba-hamba Allah yang rindu bertemu dengan Rasulullah SAW dan Dan Sang Khalik Robbul Izzati Allah SWT.

    Suka

    Komentar oleh Ahmad Umar M | 24/10/2015 | Balas


Syukron Atas Komentarnya Barokallohu Fiekum..

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: