Azzein Thea

Mari Kita Bercermin ke Sejarah Masa Lalu

KEKUATAN SHOLAWAT


Syaikhul Islam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah berkata dalam kitabnya yang sangat monumental ‘’Jalaa’ul Afhaam Fii Fadhlish Sholaati was Salaami ‘Alaa Muhammad Khoiril Anaam‘’ mengenai kekuatan Bersholawat kepada Sayyiduna Imamuna Uswatuna Qudwatuna Habibuna Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.

Hadits-hadits mengenai Sholawat sangat banyak sekali dan Ada 47 Sahabat yang meriwayatkannya yaitu Sahabat Abu Mas’ud Al-Anshori Al-Badari, Ka’ab bin ‘Ujroh, Abu Humaid As-Saa’idiy, Abu Usaid, Abu Humaid, Abu Sa’id Al-Khudriy, Tholhah bin ‘Ubaidillah, Zaid bin Haritsah, ‘Ali bin Abi Tholib, Buroidah bin Al-Hushoib, Sahl bin Sa’ad As-Saa’idiy, Ibnu Mas’ud, Fadholah bin ‘Ubaid, Abu Tholhah Al-Anshori, Anas bin Malik, Umar bin Khoththob, Amir bin Robi’ah, Abdurrohman bin ‘Auf, Ubay bin Ka’ab, Aus bin Aus, Abu Huroiroh, Abu Darda, Abu Umamah Al-Bahili, Al-Hasan, Al-Hasan bin Ali, Husain bin Ali, Fathimah binti Rosulillah, Al-Barro bin ‘Azib, Jabir bin Abdillah, Abu Rofi’, Abdulloh bin Abi Aufa, Ruwaifi’ bin Tsabit, Abdurrohman bin Bisyr bin Mas’ud, Abu Burdah bin Niyar, Ammar bin Yasir, Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif, Jabir bin Samuroh, Malik bin Al-Huwairits, Abdulloh bin Jaz’i Az-Zabiydi, Ibnu Abbas, Muhammad bin Al-Hanafiyyah, Abu Dzar, Watsilah bin Al-Asqo’, Abu Bakar Ash-Shiddiq, Aisyah, Abdulloh bin ‘Amr, Sa’id bin Umair Al-Anshori dan Hibban bin Munqidz Rodhiyallohu ‘Anhum Ajma’in.

Waktu dan Tempat Saat-saat kita Bersholawat kepada Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam diantaranya adalah sebagai berikut:

1) Sholawat atas Nabi pada tasyahhud akhir dalam sholat.

2) Sholawat atas Nabi pada tasyahhud awal dalam sholat.

3) Sholawat atas Nabi pada akhir doa qunut.

4) Sholawat atas Nabi pada takbir kedua dalam sholat jenazah.

5) Sholawat atas Nabi dalam khutbah seperti: khutbah jum’at, ied, istisqo dan sebagainya.

6) Sholawat atas Nabi setelah adzan dan iqomah.

7) Sholawat atas Nabi ketika berdoa.

8) Sholawat atas Nabi ketika masuk dan keluar dari masjid.

9) Sholawat atas Nabi saat berada di Shofa dan Marwah.

10) Sholawat atas Nabi sebelum bubar dalam suatu majlis.

11) Sholawat atas Nabi saat menyebut namanya.

12) Sholawat atas Nabi ketika selesai bertalbiyyah.

13) Sholawat atas Nabi apabila ingin mencium hajar aswad.

14) Sholawat atas Nabi ketika berhenti dikuburannya.

15) Sholawat atas Nabi ketika keluar dari pasar, undangan atau yang lainnya.

16) Sholawat atas Nabi ketika bangun dari tidur malam.

17) Sholawat atas Nabi ketika selesai mengkhatamkan al-qur’an.

18) Sholawat atas Nabi pada hari jum’at.

19) Sholawat atas Nabi ketika berdiri dari suatu majlis.

20) Sholawat atas Nabi ketika melewati dan melihat masjid.

21) Sholawat atas Nabi ketika sedih, kesusahan, gelisah, menderita,sengsara, mendapat cobaan berat dan meminta ampunan.

22) Sholawat atas Nabi ketika menuliskan namanya.

23) Sholawat atas Nabi ketika menyampaikan ilmu, menyebarkan ilmu, berdakwah, memberi peringatan, bercerita, memberikan pelajaran, dan mengajarkan ilmu kepada manusia.

24) Sholawat atas Nabi pada pagi dan sore hari.

25) Sholawat atas Nabi seusai melakukan dosa dan apabila ingin dihapuskan dosanya.

26) Sholawat atas Nabi ketika merasa kefakiran, membutuhkan dan takut terjadi kefakiran atas dirinya.

27) Sholawat atas Nabi ketika ingin meminang wanita.

28) Sholawat atas Nabi ketika bersin.

29) Sholawat atas Nabi ketika selesai berwudhu.

30) Sholawat atas Nabi ketika masuk rumah.

31) Sholawat atas Nabi pada setiap kali berkumpul untuk berdzikir kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

32) Sholawat atas Nabi ketika lupa sesuatu hal dan apabila ingin mengingat sesuatu hal itu.

33) Sholawat atas Nabi ketika ada kebutuhan yang mendesak.

34) Sholawat atas Nabi ketika telinga berdengung.

35) Sholawat atas Nabi ketika selesai melakukan sholat.

36) Sholawat atas Nabi ketika menyembelih.

37) Sholawat atas Nabi ketika dalam sholat selain pada saat tasyahhud.

38) Sholawat atas Nabi sebagai pengganti sedekah bagi orang yang tidak mempunyai uang untuk bersedekah.

39) Sholawat atas Nabi ketika mau tidur.

40) Sholawat atas Nabi saat membicarakan sesuatu yang penting.

41) Sholawat atas Nabi ketika dalam sholat ied.

Yaa Alloh, Yaa Rohman Yaa Rohim, Limpahkan Sholawat dan Salam serta Berkahilah Hambamu, Nabimu Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam beserta keluargaNYA dan para SahabatNYA sampai hari kiamat, Sebagaimana Engkau Bersholawat atas Nabi Ibrohim Alaihissalam dan Keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji, Pengasih, Penyayang, Mulia, Melimpah Kebaikan, Penerima Taubat, Memberi kecukupan, Bijaksana, Penyantun, Mengetahui, Mengawasi, Belas Kasih, Memberi Keselamatan, Menyaksikan, Sempurna, Perkasa, Pemaaf, Kaya, Suci, Memberi Keamanan, Mengabulkan, Meliputi Segala Sesuatu, Menjaga, Melindungi, Penolong, Memberi Petunjuk dan Maha Kuasa.

Katabahu Al-Fakir Ilalloh ‘Azza wa Jalla

( Al-Madaniy )

Friday, 19 February 2010 M, 22:05 Night

 

REFERENSI

1.) Ibnu Qoyyim Al-Jauziyyah, Jalaa’ul Afhaam Fii Fadhlish Sholaati Wassalaam ‘Alaa Muhammad Khoiril Anaam, tahkik: Masyhur Hasan Alu Salman, Dar Ibni Al-Jauzi, Riyadh – Saudi Arabia, Cet. I, 1429 H, Hal. 55 – 182, 389 – 514.

Iklan

25/10/2011 - Posted by | kutipan, PELAJARAN |

Belum ada komentar.

Syukron Atas Komentarnya Barokallohu Fiekum..

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: